Kabel koaksial 50 ohm seperti RG58, RG174, RG 316, 5D-FB biasanya menggunakan antarmuka SMA atau BNC.
Dalam rangkaian RF, penyocokan impedansi 50 ohm adalah standar umum karena impedansi sebagian besar perangkat dan port masukan atau keluaran peralatan RF pada dasarnya adalah 50 ohm. Desain ini memastikan efisiensi dan stabilitas transmisi sinyal.
Sebagai contoh, resistor beban tipe through 50 Ω/adapter impedansi 50 Ω menggunakan antarmuka BNC standar, yang dapat cocok dengan oscilloskop apa pun untuk memastikan integritas dan konsistensi sinyal. Selain itu, produk seperti probe arus, sistem arus, koil Roche, dan probe diferensial sering menggunakan antarmuka BNC untuk memastikan kualitas dan efisiensi transmisi sinyal.
Pencocokan impedansi adalah faktor kunci dalam memastikan performa optimal saat menghubungkan perangkat elektronik. Di bidang frekuensi radio, penggunaan kabel pencocokan impedansi 50 ohm sangat umum, terutama dalam aplikasi yang memerlukan transmisi sinyal mikrogelombang frekuensi tinggi. Dengan menggunakan antarmuka BNC, sinyal dapat ditransmisikan secara efektif dari sumber sinyal ke beban tanpa adanya pantulan sinyal, sehingga meningkatkan efisiensi energi.
Secara keseluruhan, pencocokan impedansi 50 ohm terutama menggunakan antarmuka BNC, yang telah banyak digunakan dalam rangkaian RF karena karakteristik transmisi sinyal yang efisien dan stabil.